jump to navigation

Quantum Ikhlas Januari 4, 2008

Posted by sukarnofaza in biasa.
trackback

Quantum Ikhlas®

Pendahuluan

ERA BARU TRANSFORMASI DIRI

Siapa mengenal dirinya ia akan mengenal Tuhannya.

Muhammad SAW

Mencari Kebahagiaan Hakiki

Saya sangat berbahagia bisa memenuhi permintaan dari sekian banyak sahabat

yang menginginkan saya menulis. Mereka senantiasa mendorong saya untuk segera

melakukannya. Buku ini merupakan buku pertama dari Seri Teknologi Quantum

Ikhlas®. Memang belum cukup menggambarkan pergumulan panjang saya selama

hampir 20 tahun mengembara ke dalam diri untuk mencoba menemukan arti

“kesempurnaan” dalam hidup ini.

Sejak kecil saya merasa bahwa di balik semua hiruk-pikuk kegiatan manusia di

dunia ini sebenarnya ada satu hal yang dicari oleh manusia. Jika kita dapatkan maka

kita seperti mendapatkan seluruh isi dunia, tetapi bila tidak memilikinya, meskipun

kita mungkin memiliki “segalanya” kita seperti tidak memiliki apa-apa.

Ya, kebahagiaan adalah yang sebenarnya kita cari. Kebahagiaan hakiki, sejati

yang tak tergoyahkan. Bukan sekadar kesenangan atau kenyamanan-kenyamanan

hidup semata.

Kebahagiaan adalah subjek primordial. Itulah sebagian yang akan diulas dalam

buku ini, bagaimana mencari kebahagiaan secara praktis, seperti yang tertuang dalam

kebijaksanaan nenek moyang, tuntunan agama, maupun penjelasan ilmiah.

Kebahagiaan itu merupakan sifat dasar-alamiah atau fitrah manusia dan karena

itu sewajarnya bisa—dengan mudah—kita raih.

Buku ini akan memandu Anda untuk mendapat ke-ngeh-an, sehingga Anda

dengan lega bisa mengatakan “Ooo… begitu….”, dan begitu terjadi internal-shift

pergeseran posisi pandang di dalam, hidup Anda otomatis berubah di luar. Hal-hal

yang bersifat spiritual seperti itu, biasanya memang tidak mudah untuk dijelaskan,

dan dengan bantuan teknologi gelombang otak DigitalPrayer® Alphamatic buku ini

akan menjelaskannya sesederhana dan serasional mungkin untuk Anda.

Bahasan buku ini diarahkan untuk bisa memahami mengapa sikap ikhlas sangat

diperlukan dalam hidup ini, dan yang terpenting bagaimana mengenali rasa-nya dan

cara-cara (how-to) mencapainya. Sebagian orang menafsirkan ikhlas secara salah.

Komponen ikhlas yang terdiri dari sikap syukur, sabar, fokus, tenang dan bahagia,

justru dianggap sikap yang lemah. Sikap itu dikhawatirkan akan membuat mereka

kurang dihargai orang, tidak tercukupi secara materi, atau tidak tercapainya tujuan

hidup karena tidak adanya ambisi. Padahal yang terjadi justru sebaliknya. Dalam

kondisi ikhlas—yang sekarang telah dibuktikan secara ilmiah—manusia justru akan

menjadi sangat kuat, cerdas dan bijaksana. Kita bisa berpikir lebih jernih, mampu

menjalani hidup dengan lebih efektif dan produktif untuk mencapai tujuan. Bahkan

hubungan kita dengan siapa pun akan terjalin semakin menyenangkan.

Mencari Metode Ikhlas

Sejak saya duduk di bangku Sekolah Dasar saya memiliki suatu obsesi untuk

memahami makna keutamaan sifat ikhlas dalam mencapai kebahagiaan hidup.

Lambat-laun obsesi itu berubah menjadi doa yang isinya kira-kira: “Ya Allah, setelah

saya mengetahui keutamaan “Ikhlas” secara teoritis, saya memohon agar diberi

petunjuk bagaimana cara mengamalkannya secara praktis”. Yang saya harapkan dari

doa saya itu adalah suatu ‘how-to’, suatu prosedur mental, atau inner-protocols yang

mudah diaplikasikan bukan lagi penjelasan konseptual atau dogmatis belaka.

Alhamdulillah, pertanyaan yang saya lakukan dengan intens itu membuahkan hasil

dan melalui buku ini saya ingin membagikan kepada masyarakat luas.

Karena sifatnya yang teknologi, maka saya hanya menjelaskan mengapa dan

bagaimana hanya dengan ikhlas manusia memang otomatis akan menjadi lebih tenang,

bahagia dan sukses dalam hidupnya. Seperti semua teknologi, Quantum Ikhlas® pun

bersifat otomatis. Anda tidak perlu mempercayainya untuk memperoleh manfaatnya.

Seperti Anda tidak perlu percaya pada teknologi handphone ketika Anda akan mengirim

sms: cukup lakukan prosedurnya dengan benar dan klik send.

Bayangkanlah bagaimana rasanya jika Anda bisa 100% meyakini tuntunan ikhlas

bukan karena terpaksa harus meyakininya, tetapi karena hasil dari proses keikhlasan

hidup yang mewujud nyata dalam keseharian Anda. Dimana Anda yakin bahwa ketika

Anda sudah berikhlas dengan ‘prosedur’ yang benar, maka Anda semakin dekat

dengan Tuhan sehingga niat-niat Anda pun menjadi jauh lebih mudah untuk diraih.

Dan Anda juga tahu bahwa jika Anda masih belum mendapatkan yang Anda inginkan

berarti Anda hanya perlu menyempurnakan lagi prosedur keikhlasan di dalam pikiran

dan hati Anda.

Transformasi Proses Pengembangan Diri: Power vs Force

Setelah hampir 20 tahun menggeluti, menerapkan dan mengamati proses

pengembangan diri yang ada di dunia, saat ini saya merasa umat manusia sedang

memasuki masa transisi global besar yang menuntut pemberdayaan potensi

kemanusiaan yang lebih besar lagi. Kita memerlukan sebuah metode penggalian

potensi diri yang lebih progresif revolusioner yang lebih mampu menghadapi

tantangan zaman ini. Untuk itu kita perlu berani mengakses berbagai potensi

kemungkinan terjadinya lompatan kuantum dalam bidang pengembangan diri.

Banyak temuan baru dibidang genetika perilaku dan neurobilologi, seperti

diungkap oleh Dean Hamer dalam bukunya “Gen Tuhan” menunjukkan bahwa setiap

manusia sudah diwarisi dalam dirinya kecenderungan yang membuat otaknya haus

sekaligus siap menerima tuntunan “kekuatan yang lebih tinggi”. Kekuatan Tuhan Yang

Maha Kuasa.

Karena itu saya merasa sudah saatnya kita menggeser fokus pengembangan diri

dari proses yang berbasis pikiran dan kinerja otak menuju proses yang lebih

berbasiskan perasaan dan kinerja jantung. Sebuah proses pengembangan diri yang

menggabungkan kekuatan sains dan motivasi ketuhanan (spiritual). Karena kita sudah

melihat bagaimana proses pengembangan diri yang melambungkan ego manusia dan

telah berhasil menciptakan berbagai kenyaman hidup, hanya berhasil sedikit dalam

memberi sumbangsih untuk kebahagiaan hidup. Kita sering melihat semakin sukses

seseorang semakin jauh rasanya dia dengan kebahagiaan yang dia cari, bagai menggali

sumur tanpa dasar untuk menyegarkan dahaganya yang tak terpuaskan. Sejengkal

kesuksesan yang berhasil diraih manusia harus dibayar oleh semakin lebarnya jurang

permusuhan dan penderitaan yang menganga diantara sesama.

Kita memerlukan perubahan bukan saja paradigma, melainkan trasnformasi

kuantum. Kita memerlukan proses pengembangan diri yang mampu menghasilkan

manusia digital secara nyata. Yang bisa merubah manusia sampai ke tingkat sel DNA

nya. Suatu proses yang mampu menggabungkan kekuatan IQ-EQ-SQ secara cerdas,

imiah dan efektif. In real and proven actions! With real and tangible results!

Proses pergeseran paradigma atau transformasi kuantum di bidang

pengembangan potensi diri seperti itu lah yang akan kita ekplorasi dalam buku ini:

Transformasi Kuantum di bidang Pengembangan Diri

Suatu proses yang akan menuntun kita berangsur meninggalkan masa dominasi

Positive Thinking untuk memasuki era kolaborasi Positive Feeling. Dan menyempurnakan

proses pencapaian sukses individu maupun korporat dari metode Goal Setting yang

terasa berat di kepala menuju era Goal Praying yang lebih mengena di hati.

Dimana jika proses positive thinking dan goal setting biasanya hanya bertumpu

mengandalkan kekuatan diri sendiri yang berupa Force untuk meraih future sukses di

masa depan. Proses Positive Feeling dan Goal Praying justru secara komprehensif dan

integratif mengandalkan kekuatan diri sendiri dan Tuhan yang berupa Power untuk

menciptakan sukses kehidupan saat ini juga. NOW!

Transformasi Kuantum dari Force menuju Power

Teknologi Quantum Ikhlas®

Untuk mencapai hasil itu kita memerlukan bantuan teknologi (how-to) yang saya

beri nama Quantum Ikhlas®. Teknologi kuantum adalah aplikasi praktis ilmu

pengetahuan kuantum untuk memudahkan urusan manusia di tingkat kuantum. Ikhlas

adalah kompetensi (skill) penyerahan diri total kepada Tuhan untuk meraih puncak

sukses dan kebahagiaan di dunia dan akhirat. Teknologi Quantum Ikhlas® secara

kuantitatif dan kualitatif mengukur, melatih, dan meningkatkan tingkat keikhlasan

dari dasar hati. Untuk mencapai zona ikhlas dan mengakses kekuatan dahsyat Hati

Nurani menuju kejayaan yang seimbang.

Quantum Ikhlas® adalah sebuah metode sukses paripurna yang dengan sejuk

memadukan kekuatan budaya timur dan barat. Kekuatan ilmu pengetahuan terkini

seperti neuroscience, quantum physics, evolutionary biology, chaos theory, brain science dan

science of the mind, dengan tuntunan bijak falsafah hidup dan keagamaan. Yang

membuat proses pencapaian kesuksesan menjadi lebih sederhana sekaligus

menenteramkan.

Quantum Ikhlas® melahirkan aplikasi teknologi pengembangan diri

DigitalPrayer® untuk penerapan:

1. Brainwave Management® yang membantu seseorang memiliki gelombang otak

khusyuk, fokus, kreatif, enersi positif dan intuitif secara cepat. Yang menjadi

syarat mutlak untuk semua hipnoterapi, meditasi dan akses otomatis menuju

kekuatan bawah sadar. Yang akan menjadi pokok bahasan buku ini.

2. Heartwave Management® untuk membongkar akar terdalam dari nafsu yang

tak terpuaskan, keinginan untuk menang sendiri serta ketakutan dan

kepalsuan hati. Yang, insya Allah akan dibahas dalam buku seri Teknologi

Quantum Ikhlas® selanjutnya.

Aplikasi audio brainwave DigitalPrayer® yang dikemas dalam bentuk compact disc

dirancang khusus untuk bisa “mengatur” gelombang otak seseorang ke kondisi otak

yang lebih ikhlas. Jika digunakan dengan tepat, teknologi ini akan mempercepat

peningkatan kesadaran dan membuat proses pengembangan diri serta perjalanan

spiritual seseorang menjadi lebih mudah dan rasional.

Penerapan teknologi praktis ini akan membawa Anda pada kejayaan manusia

seperti: Kesuksesan karir, bisnis, dan keuangan. Kesehatan tubuh. Keharmonisan

kehidupan rumah tangga, ketenangan pikiran, ketenteraman jiwa, kekhusyukan

beribadah dan perolehan bimbingan Sang Pencipta dalam meraih keseimbangan lahir

dan batin.

Aplikasi teknologi ini juga akan membuat kita semakin paham bahwa seringkali

apa yang kita sebut keajaiban (baca: kemudahan dari Tuhan) hanyalah sesuatu yang

belum kita pahami karena keterbatasan pikiran tentang hal yang bersifat non-materi.

Karena untuk memahami kemudahan hidup kita tidak saja butuh rasio pikiran yang

cenderung rumit melainkan juga hati yang memiliki logika tersendiri yang lembut.

Dengan cara itu barulah otak kita bisa menerima dan memahami. Perasaan kita juga

akan semakin mantap dan tahu betul mengapa kita harus mendirikan shalat atau

beribadah dan berdoa memohon bantuan Tuhan. Mengapa kita harus melakukannya

dengan khusyuk, dan mengukur sejauh mana kita khusyuk. Juga mengapa agama

selalu menuntun kita agar menjadi orang yang ikhlas, rela, sabar, dan bersyukur untuk

meraih cita-cita tertinggi di dunia dan akhirat.

Dan yang terpenting, semua itu tidak hanya untuk kita pahami sebatas

pengetahuan saja melainkan untuk kita nikmati sebagai sebuah realitas hidup seharihari

secara nyata.

Selamat memanfaatkan teknologi Quantum Ikhlas® dan alamilah kembali fitrah

kesempurnaan Anda!

Salam ikhlas,

Erbe Sentanu

Taman Surgawi, 12 Desember 2006

http://www.quantumikhlas.com

Komentar»

1. Damayanti - Februari 1, 2008

saya penggemar buku quantum ikhlas apalagi klo di internet. boleh minta email mas Nunu

2. ira - Maret 3, 2008

Sebuah buku, yang luar biasa….
praktekkan dan terapkan dalam hidup,
benar-benar POSITIVE FEELING

3. putu sucita - Juni 1, 2008

saya baru saja membeli buku yang berjudul quantum ikhlas. Ternyata ini yang saua cari. Selama ini saya memang mengucap syukur tapi masih di bibir saja belum syukur yg dtg dari lubuk hati.
setelah membaca buku ini saya mulai belajar u menerapkan positive feeling. semoga hidup saya jadi lebih baik

4. zana - Juni 12, 2008

buku Quantum Ikhlas karya Erbe Sentanu adalah buku terdasyhat yang pernah saya baca….!!


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: