jump to navigation

Artikel

BERSYUKUR ALA A’AGYM

Nikmat dari Tuhan hanya bisa dirasakan sedikit dan sebentar. Kalau terlalu banyak sudah tidak terasa lagi nikmatnya. Contohnya: Makan es krim hanya enak kalau satu gelas… kalau satu drum?… 
Nikmat dari Tuhan akan terasa lama apabila kita selalu bersyukur
Orang yang selalu bersyukur, akan selalu merasakan nikmat Tuhan dan akan selalu merasa bahagia
Bersyukur itu penting dan mutlak. Tidak bersyukur maka tidak akan bahagia

SYARAT BERSYUKUR
1. Hati tidak merasa memiliki dan tidak merasa dimiliki,
karena segala sesuatu di dunia ini adalah milik Allah
Segala sesuatu yang kita miliki hanyalah titipan Allah semata dan tidak akan abadi
Karena semua hanya titipan Allah, sebaiknya tidak bersikap sombong atas apa yang dimiliki
Orang yang tidak memiliki iman yang kuat biasanya hidupnya sengsara dan mempunyai ciri-ciri: punya banyak menjadi sombong, punya sedikit menjadi minder, melihat orang lain iri hati, mencari rezeki dengan cara yang licik, dan ketakutan kalau kalau apa yang dimilikinya diambil orang lain…
Makin ingin dipuji, makin ingin dihormati, makin ingin dihargai… maka akan makin sering sakit hati
Sikap yang baik adalah tidak menganggap diri lebih tinggi dari orang lain
Apabila ada orang lain yang bersikap sombong dan menghina, kita akan lebih mulia apabila kita menjadi orang yang selalu memaafkan…
2. Apabila diberi nikmat, rajin mengucapkan syukur kepada Allah… Alhamdulillah…Puji Tuhan….
Supaya rajin memuji nama Tuhan, sering-seringlah melihat ke “bawah”
Teori Bubur ayam: apabila nasi sudah menjadi bubur… pikirkanlah “bubur ayam spesial”
Hidup akan bahagia apabila semua masalah yang dihadapi dikembalikan kepada Allah dan tidak dibesar-besarkan
Segala urusan/masalah harus disikapi secara proporsional, Janganlah mempersulit diri dengan pikiran-pikiran yang negatif
Boleh memiliki keinginan tapi tidak boleh tersiksa oleh keinginan tersebut
Hati yang lapang dan banyak bersyukur akan membuat lebih bahagia

3. Orang yang bersyukur adalah orang yang selalu tahu berterima kasih
“Tidak termasuk orang yang bersyukur kepada Allah, kalau tidak tahu berterima kasih kepada makhluk Allah”
Termasuk bersyukur apabila senang membalas kebaikan orang lain. Dan tidak bisa membalas kebaikan orang sebelum mengingat kebaikan orang lain
Sering-seringlah mengingat kebaikan orang dibandingkan mengingat keburukannya

4. Pakailah nikmat yang diperoleh dengan untuk mendekat kepada pemberi nikmat
Cerita tentang tiga orang pengembara yang berkuda pada saat beristirahat kudanya hilang… Raja yang mengetahui kuda mereka hilang mengirimkan kuda yang terbaik lengkap dengan perlengkapannya.
Pengembara X = sibuk menikmati keindahan kuda yang dikirimkan
Pengembara Y = Senang dengan kuda yang diberikan dan berterima kasih kepada Raja

Pengembara Z = Senang dengan kuda yang diberikan, berterima kasih dan menggunakan kuda tersebut untuk medekat kepada Raja

Siapa yang terbaik cara berpikirnya?…. Tentu saja Z. Karena Z mensyukuri nikmat, berterima kasih kepada pemberi nikmat dan menggunakan nikmat yang diterima untuk mendekat kepada pemberi nikmat

%d blogger menyukai ini: